Beranda Blog Coba Gratis

Konsep Transaksi & Penjurnalan

Apa itu Transaksi di Jurnalkas?

Di Jurnalkas, transaksi adalah setiap pencatatan keuangan yang terjadi di bisnis Anda. Setiap transaksi memiliki status yang mengontrol apakah transaksi tersebut sudah sah (Tercatat) atau masih Konsep.

Tampilan Dashboard Jurnalkas
Tampilan Dashboard Jurnalkas

Alur Status Transaksi

Setiap transaksi di Jurnalkas mengikuti alur status berikut:

Konsepbisa edit/hapus Tercatatjurnal otomatis
  • Konsep — Transaksi masih konsep. Bisa diedit atau dihapus tanpa efek ke akuntansi.
  • Tercatat — Transaksi sudah sah. Tidak bisa diedit/dihapus. Membuat jurnal otomatis. Untuk koreksi, gunakan Buka Kembali (jika tersedia untuk tipe transaksi tersebut) atau dokumen koreksi seperti Nota Kredit.

Status di Setiap Modul

Label status di setiap modul mengikuti alur kerjanya masing-masing:

  • Penawaran/Permintaan/Order — Konsep → Dikirim → Disetujui / Ditolak. Setelah disetujui dan diproses lanjut, status bisa berubah otomatis menjadi Diorder / Difaktur (penjualan).
  • Faktur (INV/FP) — Konsep → Dikirim → Tercatat. Setelah Tercatat, faktur terkunci — koreksi hanya lewat Nota Kredit.
  • Pembayaran (PAY/BP), Uang Muka, Refund — Konsep → Tercatat.
  • Pengiriman/Penerimaan Barang (KRM/TRM) — Konsep → Dikirim/Diterima → Tercatat (atau Ditolak).
  • Nota Kredit (Retur) — Konsep → Dikirim → Disetujui → Tercatat.
Transaksi yang sudah Tercatat TIDAK bisa diedit atau dihapus. Untuk memperbaiki kesalahan, gunakan Buka Kembali (bila tersedia) atau dokumen koreksi — jangan hapus lalu buat ulang.

Apa itu Jurnal?

Jurnal adalah pencatatan akuntansi berpasangan (debet-kredit) yang dibuat secara otomatis saat transaksi dikonfirmasi. Setiap jurnal terdiri dari:

  • Header Jurnal — Keterangan, tanggal, dan tipe jurnal.
  • Baris Jurnal — Detail akun COA, posisi debet/kredit, dan jumlah.

Jurnal Otomatis

Saat Anda mengonfirmasi transaksi, Jurnalkas secara otomatis membuat jurnal berdasarkan jenis transaksi:

  • Pemasukan → Debet: Kas/Bank, Kredit: Pendapatan
  • Pengeluaran → Debet: Beban, Kredit: Kas/Bank
  • Transfer → Debet: Kas/Bank tujuan, Kredit: Kas/Bank asal
  • Penjualan (INV) → Debet: Piutang Usaha, Kredit: Pendapatan Penjualan + PPN (jika ada)
  • Pembelian (FP) → Debet: Beban/Persediaan + PPN Masukan, Kredit: Utang Usaha
  • Pembayaran (PAY/BP) → Debet/Kredit: Kas/Bank + Debet/Kredit: Piutang/Utang
Akun-akun yang digunakan jurnal otomatis (Piutang, Utang, HPP, PPN) bisa dikonfigurasi di menu Pengaturan Bisnis.

Jurnal Pembalik

Saat transaksi dibuka kembali atau dikoreksi, Jurnalkas membuat jurnal pembalik — jurnal baru yang membalik posisi debet/kredit dari jurnal asli. Ini memastikan buku besar tetap seimbang tanpa menghapus catatan yang sudah ada.

Jurnal Manual

Selain jurnal otomatis, Anda juga bisa membuat jurnal manual melalui menu Jurnal Umum. Jurnal manual berguna untuk pencatatan yang tidak tercover oleh transaksi otomatis, seperti:

  • Koreksi kesalahan pencatatan.
  • Pencatatan penyusutan aset tetap.
  • Ajustasi akhir periode.
  • Pencatatan modal/prive pemilik.

Ilustrasi Alur Lengkap

Berikut ilustrasi alur dari transaksi hingga jurnal:

Contoh: Penjualan Kredit
1. Buat Faktur Penjualan (INV) → Status: Konsep
2. Konfirmasi → Status: Tercatat
3. Sistem otomatis membuat jurnal:
   Debet: Piutang Usaha Rp 1.100.000
   Kredit: Pendapatan Penjualan Rp 1.000.000
   Kredit: PPN Keluaran Rp 100.000
4. Customer membayar → jurnal pembayaran: Debet Kas/Bank, Kredit Piutang

Belum punya akun Jurnalkas?

Coba gratis sekarang, tanpa kartu kredit.

Coba Gratis